Selanjutnya kepemimpinan dipegang oleh Bapak Drs. H. Ramlin. Pada periode ini MAN Cikarang mengalami kemunduran. Meskipun mengalami kemunduran, tetapi MAN Cikarang selalu berusaha untuk menjadi sekolah yang lebih baik lagi dan terus berkembang untuk kemajuan MAN Cikarang.
Kepemimpinan selanjutnya dipegang oleh Bapak Drs. H. Badru Tamam M.Pd. Dan disinilah MAN Cikarang mulai bangkit dan maju sesuai dengan slogannya ”MAN Cikarang... Kembali Jaya, Maju Terus, Cerdas Ceria”. Dari kepemimpinanya, yang mulai berkembang menjadi sekolah yang unggul. Dapat dibuktikan dengan pencapaian prestasi MAN Cikarang pada saat ini. Yaitu juara 2 lomba PC Assembling se-Jawa Barat yang diwakili oleh ka Asep Sunardi, juara 1 PC Assembling se-Jawa Barat dan DKI Jakarta oleh Rafli Reza Mulyadi, juara 2 PC Assembling oleh Jafar Sidiq, juara 3 festival band beberapa waktu lalu. Dan juga marawis MAN Cikarang banyak meraih juara dalam beberapa lomba. Siswa-siswinya pun aktif dalam beberapa macam olimpiade.
MAN Cikarang sangat mengutamakan kebersihan lingkungannya. Sesuai dengan motto ”Green, Clean and Discipline”. Hal itu terbukti dengan bersihnya lingkungan MAN Cikarang yang tidak ada sampah sedikitpun. Karena jika kita membuang sampah sembarangan maka akan mendapatkan hukuman dan didenda oleh Pak Yan Muharis. Waaw, siapa si yang ga kenal sama Pak Yan Muharis? Hehe..
Sekarang ini MAN Cikarang diketahui luas oleh masyarakat sebagai sekolah yang unggul dan berprestasi. Keunggulan bersekolah di MAN Cikarang adalah selain mendapatkan pelajaran umum, kita juga dapat mempelajari ilmu agama Islam lebih mendalam. Sehingga dapat mencetak siswa-siswi MAN Cikarang yang bernuansa Islami dan lebih bertakwa kepada Allah SWT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar